Penulis: Alza Yunanda Nuril Huda Sabtu pagi itu, 31 Januari 2026, ruang baca Yayasan Literasi Desa Tumbuh menjelma menjadi ruang yang hidup. Bukan hanya dipenuhi rak buku dan alas duduk sederhana, tetapi juga oleh suara tawa yang bersahutan, langkah-langkah kecil anak-anak yang berlarian, serta bunyi halus lembaran buku yang dibuka dengan rasa ingin tahu. Sejak awal kegiatan dimulai, suasana hangat …
Ruang Baca yang Hidup: Tempat Anak-Anak Bermain, Membaca, dan Bertumbuh









